Maraknya Bencana, Perolehan Bulan Dana PMI Kabupaten Semarang Turun Tipis
By Admin
Dok. Diskominfo Jateng
Bulan Dana PMI 2025 di Kabupaten Semarang mencatat penurunan perolehan sekitar satu persen. Fenomena ini dinilai mencerminkan pergeseran cara masyarakat menyalurkan bantuan di tengah maraknya bencana alam.
Ketua PMI Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto menjelaskan, total dana yang berhasil dihimpun pada Bulan Dana PMI 2025 mencapai Rp1.387.562.759. Meski masih di atas Rp1 miliar, angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Menurut Djarot, sepanjang 2025 banyak terjadi bencana alam di berbagai daerah. Kondisi itu membuat masyarakat maupun instansi memilih memberikan bantuan secara langsung kepada korban bencana, dibandingkan melalui penggalangan dana terpusat.
“Partisipasi masyarakat tetap tinggi, hanya pola penyalurannya yang berubah,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian tersebut tetap patut diapresiasi karena menunjukkan kepercayaan publik terhadap PMI masih terjaga. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan sesuai dengan tugas PMI.
Penyerahan hasil Bulan Dana PMI 2025 dilakukan secara simbolis oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Aula Griya Yodesia, Bergas. Dalam sambutannya, Bupati berharap dana PMI dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi kepentingan masyarakat.
Ia juga menyinggung keterbatasan anggaran daerah akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat, yang berdampak pada kemampuan daerah dalam memberikan bantuan sosial.
Sebagai bentuk apresiasi, PMI Kabupaten Semarang memberikan penghargaan kepada sejumlah instansi dan lembaga yang dinilai berkontribusi besar dan cepat selama pelaksanaan Bulan Dana PMI 2025, antara lain Dispermasdes, Kecamatan Bringin, Getasan, Puskesmas Tengaran, serta PT USG. (*)